Bagaimana Cara Mendapatkan Desain yang Efektif

Cara Membuat Desain Yang Efektif

Detakstudio - Jasa Desain Grafis - Seperti apa desain yang sebenarnya Anda butuhkan (ingat bukan yang Anda inginkan)? Bagaimana sebuah logo bisa diciptakan dengan keunikan yang tinggi? Bagaimana menghasilkan desain yang bisa menjangkau audience?
Siang itu pelanggan berkata kepada pembuat kue, "tolong buatkan saya kue ulang tahun untuk anak saya, besok saya akan kembali lagi untuk mengambilnya". Keesokan harinya pelanggan datang kembali dan mengetahui kue pesanannya ternyata tidak dikerjakan oleh pembuat kue.
Cerita di atas adalah contoh pelanggan yang tidak menghargai dirinya sendiri.

Mengapa kami katakan tidak menghargai dirinya sendiri? Karena sekalipun pembuat kue mengerjakannya pasti hasilnya tidak akan sesuai dengan yang diharapkannya karena informasi yang diberikan terlalu dangkal.

Pembuat kue tidak mengetahui berapa usia anaknya, jenis kelamin, dan tema apa yang ingin dibuatkan serta kue jenis apa yang diinginkan.

Jika pelanggan tersebut menghargai dirinya sendiri tentunya ia akan memberikan informasi yang lengkap, karena ia tahu bahwa kue yang ia pesan untuk memenuhi kebutuhannya bukan untuk memenuhi kebutuhan pembuat kue.

Hal seperti ini banyak pula terjadi pada desainer grafis inhouse yang bekerja untuk perusahaan tertentu. Tidak jarang seorang atasan hanya memberikan pekerjaan seperti pelanggan kue pada contoh di atas "tolong buatkan saya brosur bla bla bla yang bagus".

Jika dianalogikan, hubungan yang baik antara desainer grafis dengan klien atau atasan adalah seperti seorang dokter dengan pasien.

Dokter akan menanyakan dengan rinci seputar keluhan-keluhan pasiennya sebelum memastikan penyakit apa yang diderita dan obat apa yang cocok untuk pasiennya. Karena tahu bahwa dokter tidak mungkin dapat menyembuhkan penyakitnya sebelum ia memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan, pasiennya pun dengan senang hati memberikan informasi rinci yang dibutuhkan dokternya.

Di dalam desain grafis tahapan ini bisa didapatkan dengan cara klien atau atasan mengisi kuesioner yang diberikan oleh desain grafis. Untuk kemudian melalui data yang didapat desainer akan mulai melakukan riset dan proses-proses lainya.

Setelah data-data yang didapat dari hasil riset telah cukup, maka mulailah desainer grafis masuk pada tahap menyusun creative brief.

Creative brief adalah tahapan dimana desainer mengolah data dari hasil temuan-temuan yang didapat melalui hasil riset. Karena itu mengisi kuesioner dengan lengkap dan jelas menjadi sangat penting untuk setiap proyek desain karena akan memberikan semua informasi yang diperlukan oleh desainer.

Dengan adanya data-data melalui kuesioner, desainer akan mengetahui latar belakang permasalahan yang Anda hadapi. Dan melalui creative brief, nantinya akan ditemukan solusi dan strategi apa yang sesuai untuk memecahkan permasalahan yang Anda hadapi.

Sebuah creative brief yang baik akan memastikan Anda mendapatkan desain yang berkualitas tinggi yang sesuai kebutuhan Anda.

Jadi untuk membuat desain yang efektif dibutuhkan proses-proses panjang sebelum masuk pada tahap visualisasi. Seorang desainer grafis harus mampu menjelaskan proses-proses mendesain yang benar agar klien atau atasan mengerti bahwa desain bukan hanya sekedar gambar.

Pastikan bahwa Anda telah memilih jasa desain grafis yang tepat sehingga desain yang Anda dapatkan sesuai dengan uang, tenaga, pikiran, dan waktu yang telah Anda keluarkan.


Butuh jasa desain grafis atau ingin berkonsultasi? Hubungi kontak kami melalui form di bawah atau 0838 7664 8912 (WhatsApp).

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak



Jl. Ampasit IV No. 14
Cideng, Gambir
Jakarta Pusat
10150

WhatsApp: +62 896 2900 6250